Jakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara (FK Untar) kembali melahirkan talenta medis baru melalui upacara Pelantikan Profesi Dokter ke-149. Acara khidmat ini menjadi momentum penting dalam menandai lahirnya 12 dokter baru yang siap mengabdikan diri di tengah masyarakat Indonesia.
Dalam laporan akademiknya, Dekan FK Universitas Tarumanagara, Dr. dr. Noer Saelan Tadjudin, Sp.KJ, menyampaikan bahwa pada pelantikan kali ini, FK Untar meluluskan 12 orang dokter yang terdiri dari 4 orang putra dan 8 orang putri. Mewakili Pengurus Yayasan Tarumanagara, Wakil Sekretaris Yayasan, Steven Nigel Bunalven, S.H., M.Sc., dalam arahannya, beliau menekankan sebuah filosofi mendalam bahwa “Dalam hukum terdapat kutipan bahwa hukum adalah untuk manusia, namun manusia bukan untuk hukum. Kepentingan manusia ada di atas hukum. Hal yang sama berlaku di kedokteran; kedokteran ada untuk manusia, bukan manusia yang berkorban demi kedokteran.” Rektor Untar, Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini adalah estafet pengabdian. Beliau mengingatkan bahwa gelar dokter adalah sebuah amanah untuk menjadi solusi atas berbagai masalah kesehatan bangsa. Beliau juga berpesan agar para dokter baru berkomitmen pada pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) mengingat perkembangan ilmu medis yang sangat pesat, serta mengedepankan empati di samping terapi.
Harapan Dekan untuk Masa Depan

Menutup rangkaian acara, Dekan FK Untar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua yang telah setia mendampingi putra-putrinya. Beliau berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental, serta terus belajar demi kemajuan ilmu pengetahuan agar kesuksesan selalu menyertai langkah mereka di masa depan.
