Jakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara (FK Untar) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Biosafety pada Kamis – Jumat, 30 – 31 Juli 2026. Bertempat di Ruang Seminar Gedung Blok J Lantai 2 FK Untar, acara ini diikuti oleh tenaga laboratorium, dosen pengampu mata kuliah praktikum, serta para peneliti.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dan membangun budaya keselamatan (safety culture) dalam setiap aktivitas pendidikan, praktikum, serta penelitian. Mengingat kegiatan laboratorium kedokteran kerap melibatkan spesimen biologis, mikroorganisme, dan bahan kimia berisiko, pemahaman prosedur kerja yang aman menjadi hal yang krusial untuk melindungi individu, lingkungan, dan kualitas hasil riset.
Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan mendalam mengenai standar operasional laboratorium yang aman, yang meliputi:
- Prinsip biosafety dan biosecurity
- Klasifikasi risiko mikroorganisme dan pencegahan infeksi laboratorium (Laboratory-Acquired Infection/LAI)
- Praktik Mikrobiologi yang Baik (GMPP) dan penggunaan Biological Safety Cabinet (BSC)
- Pemilihan serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)
- Pengemasan, transportasi bahan biologis, dan pengelolaan limbah
- Prosedur tanggap darurat di laboratorium
Melalui kegiatan ini, FK Untar berkomitmen memperkuat sistem manajemen laboratorium secara berkelanjutan. Diharapkan seluruh personel dapat menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten, menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan sehari-hari, serta mewujudkan lingkungan laboratorium FK Untar yang semakin aman, profesional, dan berkualitas tinggi.
